Inilah Penyebab Baterai iPhone Cepat Rusak

Penyebab baterai iPhone cepat rusak karena penggunaan yang kurang tepat. Biasanya masalah utama baterai iPhone cepat drop atau rusak umumnya disebabkan penggunaan yang berlebihan, misalnya bermain game berjam-jam tanpa jeda sehingga baterai bekerja sangat maksimal.

Ada beberapa kebiasaan lain yang menyebabkan baterai mengalami penurunan kualitas sehingga terasa seperti cepat habis meskipun digunakan untuk hal-hal yang ringan. Nah, daripada harus beli hp baru pakai credit hp tanpa dp, ada baiknya kamu sudah mulai mengetahui kebiasaan-kebiasaan yang perlu kamu ketahui agar baterai bisa lebih awet.

Tingkat Kecerahan Layar Tinggi

Untuk alasan tertentu seperti orang yang bekerja di lapangan memerlukan tingkat kecerahan layar yang tinggi karena terpaan sinar matahari. Namun, bagi orang yang bekerja di dalam ruangan, tingkat kecerahan layar bisa disesuaikan agar tidak terlalu tinggi kecerahannya.

Semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan semakin cepat menguras baterai. Pasalnya hampir 50% lebih penggunaan baterai banyak dikonsumsi oleh layar. Sehingga, paling aman jika kamu mengatur tingkat kecerahan layar secara otomatis. Nantinya, tingkat kecerahan layar akan berubah-ubah secara otomatis tergantung kondisi cahaya dari sensor yang ditangkapnya.

Namun, jika kamu lebih sering bekerja di dalam ruangan, kamu bisa mengatur tingkat kecerahan layar secara manual di bawah 40% sehingga baterai kamu akan lebih hemat dan lebih awet dipakai seharian.

Banyak Aplikasi Bekerja Dibalik Layar

Aplikasi yang bekerja dibalik layar ini memang berfungsi agar selalu aktif setiap saat meskipun kamu tidak sedang mengaksesnya. Misalnya aplikasi whatsapp yang memang diperlukan agar selalu terus aktif meski tidak sedang diakses sekalipun agar pesan bisa masuk kapan saja kecuali jika tidak ada koneksi internet.

Namun, ada beberapa aplikasi yang sebenarnya tidak diperlukan untuk selalu aktif setiap saat. Misalnya aplikasi informasi cuaca. Aplikasi ini bisa disetting untuk aktif saat sedang diakses saja. Namun, jika aplikasi ini digunakan dalam widget di home screen, tentu harus tetap selalu aktif.

Nah, kamu bisa menyortir aplikasi apa saja yang memang diperlukan untuk selalu bekerja dibalik layar atau tidak. Dengan begitu, kamu bisa menghemat penggunaan baterai handphone.

Aplikasi Selalu Standby Meskipun Screen Off

Beberapa aplikasi yang selalu standby meskipun layar mati misalnya seperti penggunaan spotify yang terlalu lama. Jika tidak didengarkan, ada baiknya dimatikan atau dinonaktifkan.

Aplikasi yang selalu standby meskipun layar mati lainnya seperti penggunaan picture-in-picture mode. Dengan cara seperti itu kamu bisa melakukan multitasking dalam satu layar. Misalnya menonton YouTube sambil membalas pesan di whatsapp.

Kebiasaan seperti itu tidak bisa dimungkiri menjadi salah satu penyebab baterai cepat rusak karena bekerja dengan maksimal. Semakin banyak aplikasi yang dibuka bersamaan, semakin besar juga konsumsi baterainya.

Mobile Data Selalu Aktif 24 Jam

Terkoneksi selama 24 jam ke internet tentu saja akan membuat baterai cepat habis. Saat iPhone kamu terkoneksi terus ke internet artinya semua aplikasi akan terus aktif. Kamu akan terus mendapatkan notifikasi email, media sosial hingga pesan instan.

Saat kamu tidur sebaiknya matikan iPhone atau gunakan mode airplane sehingga kamu bisa menghemat baterai kamu dan membuat usianya jadi lebih panjang. Jika kamu memang harus tetap terkoneksi ke internet, dalam posisi airplane kamu tetap bisa terhubung dengan wifi dan atur ke profil do not disturb.

GPS Selalu Aktif 24 Jam

Tentu saja ada beberapa aplikasi yang memerlukan lokasi kamu berada saat mengakses aplikasi atau situs tertentu. Agar bisa lebih awet, kamu bisa mengaktifkan GPS jika memang tidak diperlukan. Kamu bisa mengaktifkan kembali GPS saat memerlukannya seperti saat aktif memonitor rute melalui Google Maps.

Jika langkah-langkah tersebut sudah dilakukan namun baterai kamu tetap boros, mungkin sudah saatnya ganti iPhone kamu apalagi jika sudah berusia lebih dari 5 tahun. iPhone 11 yang masih dijual di showroom iBox saja dibanderol Rp7 jutaan, jauh lebih murah dibandingkan dengan iPhone 13 apalagi iPhone 14. Apalagi kamu bisa menggunakan layanan credit hp tanpa dp dari Kredivo.

Kredivo memberikan limit pinjaman hingga Rp30 juta bagi member premium. Kamu bisa menggunakan setengah dari limit tersebut membeli iPhone baru atau aksesoris yang diperlukan. Sementara sisanya bisa tetap kamu gunakan untuk produk financial lain dari Kredivo seperti bayar berbagai tagihan, belanja dengan metode cicilan dan sebagainya.

Malahan untuk belanja dengan cicilan tenor 3 bulan tidak dikenakan bunga, cukup bayar biaya adminnya saja sebesar 3% dari total harga belanja. Jika kamu membeli iPhone 11 dengan harga sekitar Rp7 jutaan, maka biaya adminnya hanya Rp210.000. Jadi kamu tinggal mencicil Rp2,3 jutaan per bulan selama 3 bulan. Mudah bukan?

Download langsung aplikasi Kredivo dari App Store maupun Google Play Store. Kini, kamu bisa belanja langsung dari aplikasi Kredivo tanpa pindah ke aplikasi lainnya.